Citilink Bidik 200 Frekuensi Penerbangan

MASKAPAI penerbangan berbiaya murah (low cost carrier/LCC) PT Citilink Indonesia menargetkan 200 frekuensi penerbangan setiap hari pada 2017 mendatang. Target itu ditetapkan pascapenambahan pesawat Airbus A320 terbaru yang kini telah mencapai 27 unit.

Pesawat ke-27 itu tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, pukul 08.15 WIB (14/7). Pesawat yang diberangkatkan dari salah satu pabrik Airbus di Hamburg, Jerman, pada pukul 09.00 (waktu setempat) itu menempuh penerbangan sejauh 11.008 km dengan dua kali transit masing-masing di Dubai (Al Maktoum International Airport) dan Colombo, Sri Lanka (Bandaranaike International Airport).

Menurut rencana, jumlah armada akan terus bertambah tiap tahunnya hingga 50 pesawat pada 2017. Adapun pada akhir tahun ini, perseroan akan memiliki 32 pesawat.

“Penambahan pesawat baru ini merupakan upaya untuk memiliki 200 frekuensi penerbangan tiap harinya, sehingga memantapkan posisi Citilink dalam menguasai pa sar penerbangan domestik,” kata Direktur Utama Citilink Indonesia Arif Wibowo di Jakarta, kemarin.

Perseroan, lanjutnya, akan mengoperasikan pesawat itu untuk layanan penerbangan rute Yogyakarta-Pekanbaru PP yang aktif mulai 25 Agustus ini. Dengan demikian, Citilink melayani 156 frekuensi penerbangan harian.

“Menyusul kemudian rute baru Malang – Bandung PP, Malang – Banjarmasin PP, dan Malang – Lombok PP yang masih dalam proses perizinan,” pungkasnya.

Sementara itu, sang induk usaha yakni Garuda Indonesia memastikan melayani rute langsung Jakarta-London. Penerbangan pertama akan dilakukan pada 8 September mendatang. “Pembukaan rute ini diharapkan memperbesar hubungan dagang antara Indonesia dan Inggris. Penerbangan ini sekaligus menambah rute internasional yang telah dimiliki perusahaan seperti Jakarta dengan sejumlah kota di Australia, yakni Sydney, Melbourne, Brisbane, dan Perth,” tandas Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar. (Bow/RO/E-5) Media Indonesia, 20/08/2014, halaman 19

0 comments:

Post a Comment